Dilarang Masuk Museum karena Berjilbab
|
|
0 comments
Ats Tsaqofah - Sebuah babak baru kontroversi atas larangan jilbab di Turki telah di mulai. Seorang ibu muda yang memakai jilbab, dilarang masuk museum permainan anak-anak di Ankara. Rencananya, ibu muda ini ingin menemani anaknya berkeliling museum, tapi pihak pengelola Ankara's Toy Museum melarangnya masuk karena jilbab.
Pihak yang berwenang di museum Mainan bersikukuh atas keputusan mereka dengan mengingat bahwa museum adalah lembaga resmi dibawah fakultas pendidikan di Universitas Ankara. Dan semua kampus universitas di Turki melarang penggunaan jilbab. Museum ini buka pada hari kerja, di antara syarat untuk memasuki museum ini adalah pengunjung tidak akan diberikan izin memakai jilbab.
Museum yang terletak di kampus Universitas Cebeci, menghimpun berbagai jenis mainan di museum. Ketika pegawai sekolah membuat janji untuk fieldtrip mengatakan bahwa beberapa orangtua akan menemani anak-anaknya. Dan sangat terkejut ketika mengetahui bahwa jilbab dilarang di dalam fasilitas museum.
“Permintaan kami dijawab negatif, kepada kami mereka mengatakan yang mengenakan jilbab tidak akan diberikan izin masuk,” ujar salah satu guru. Pihak sekolah sudah melakukan protes dan mengecam larangan serupa di berbagai fasilitas pendidikan.
Sumber : sabili.co.id
Filed Under:
Berita Internasional
Anda dapat turut serta menampilkan artikel anda dalam blog ini dengan mengirimkan email ke :
ats.tsaqofah@gmail.com
ats-tsaqofah@telkom.net
Sertakan pula identitas yang jelas. Terimakasih telah mengunjungi ats-tsaqofah.blogspot.com

.jpg)




0 comments
Trackback URL | Comments RSS Feed